Sikap Saat Hadis Diperselisihkan
Kutipan ini adalah faedah singkat dari ceramah Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc Hafidzahullah [1]
Pertanyaan:
Bagaimana sikap kita jika ada ustadz yang mensahihkan hadits, sementara ustadz lain mendhaifkannya? Sementara kita tidak paham masalah status hadits?
Jawaban:
Memang kalau jadi orang awam tuh nggak enak, selalu kebingungan. Makanya penting kita untuk mengeluarkan seluruh kemampuan kita untuk mencari kebenaran. Di antara do'a Rasul apa?
Yaitu do'a yang ada dalam Hadits yang merupakan salah satu bacaan Istiftah yang dibaca Nabi ﷺ khusus saat shalat malam (Tahajud)
“Ya Allah, Rabb Malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil. Pencipta seluruh langit dan bumi. Yang Maha Mengetahui semua yang ghaib dan yang nyata. Engkau yang memutuskan hukum diantara hamba - hamba-Mu tentang segala apa yang mereka perselisihkan. Dengan izin-Mu tunjukkanlah aku kepada kebenaran (yaitu tetapkanlah aku diatasnya) dari apa yang mereka perselisihkan . Sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus.” [2]
Doa ini mengajarkan bahwa kebenaran di tengah perbedaan pendapat bukanlah hasil murni dari kecerdasan logika manusia, melainkan anugerah dari Allah ﷻ. Itulah mengapa Nabi ﷺ tetap memohon petunjuk meski beliau adalah seorang Rasul yang terjaga dari kesalahan (maksum).
Makanya kalau ketika terjadi seperti ini, kalau antum tidak bisa meneliti sendiri, tidak bisa juga karena memang nggak pernah belajar ilmu hadits, maka antum pegang dari dua ustadz itu yang antum paling yakini keilmuannya.
Misal, yang satu Syeikh Albani, yang satu Syeikh yang lain, dan antum merasa lebih yakin kepada Syeikh Albani, ya sudah pegang saja yang antum yakini bahwa itu yang paling kredibel. Wallahu a`lam bishowwab.
Footnote
[1] Rodja TV. [@rodjatv]. (2026, 5 Februari). Sikap Saat Hadis Diperselisihkan [Instagram Reel]. Instagram. https://www.instagram.com/reel/DUX2FZTkalk/?igsh=b2IyamFhb2N6NDFs
[2]
Posting Komentar