Dzikir Setelah Shalat Fardhu
Bacaan Setelah Salam [1]
“Aku memohon ampun kepada Allah“ [2]
“Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali hanya Allah Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang mampu memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan serta kemuliaan itu bagi pemiliknya dari siksa-Mu.“ [3]
“Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada illah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah semata. Kami tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Milik Allah semua nikmat, milik Allah semua karunia (anugrah) dan pujaan yang baik. Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukainya.“ [4]
"Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujaan, Dia adalah Yang Menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi ruh janin yang akan dilahirkan) dan Yang Mematikan (seluruh makhluk). Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu”, [5]
“Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir kepada-Mu, juga bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.” [6]
“Maha Suci Allah
“Tidak ada illah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.“ [7]
Membaca (ayat kursi) setiap selesai shalat wajib yang lima waktu [8]
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
“Allah, tidak ada illah (yang berhak disembah), melainkan Dia yang hidup kekal, lagiterus menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa seizin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, An-Nas setiap selesai shalat fardhu [9]
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezki yang halal dan amal yang diterima.“ [10]
Footnote
[1] Bacaan ini dibaca setelah selesai shalat wajib lima waktu.
[2]
[3]
[4]
[5] Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa setelah shalat maghrib dan shubuh membaca:
“Allah akan tulis setiap satu kali 10 kebaikan, dihapuskan 10 keburukan, diangkat 10 derajat, dilindungi dari berbagai keburukan, dan dicegah dari godaan syaitan yang terkutuk"
[6]
[7] “Barang siapa yang membaca kalimat ini setiap selesai shalat, akan diampuni kesalahan-kesalahannya meski seperti buih di lautan.”
[8] “Barang siapa yang membacanya (ayat kursi) setiap selesai shalat, maka tidak ada yang menghalanginya untuk masuk surga selain kematian”. Yakni dia belum bisa masuk surga, karena belum datang kematian.
[9]
[10]
Posting Komentar